Senin, 01 Maret 2010

Fe (Besi)

Definisi dan Fungsi Daur Biogeokimia
  • Definisi
Biogeokimia adalah pertukaran atau perubahan yang terus menerus, antara komponen biosfer yang hidup dengan tak hidup.

Dalam suatu ekosistem, materi pada setiap tingkat trofik tidak hilang. Materi berupa unsur-unsur penyusun bahan organik tersebut didaur-ulang. Unsur-unsur tersebut masuk ke dalam komponen biotik melalui udara, tanah, dan air. Daur ulang materi tersebut melibatkan makhluk hidup dan batuan (geofisik) sehingga disebut Daur Biogeokimia.

  • Fungsi
Fungsi Daur Biogeokimia adalah sebagai siklus materi yang mengembalikan semua unsur-unsur kimia yang sudah terpakai oleh semua yang ada di bumi baik komponen biotik maupun komponen abiotik, sehingga kelangsungan hidup di bumi dapat terjaga.


Besi adalah suatu unsur yang mempunyai simbol Fe dan nomor atom 26. Besi merupakan logam yang terletak dalam golongan VIIIB dan periode 4.
Besi adalah salah satu elemen yang dapat ditemui hampir pada setiap tempat di bumi, pada semua lapisan geologis dan semua badan air.



Ion Fe atau besi selalu di jumpai pada air alami dengan kadar oksigen yang rendah, seperti pada air tanah dan pada daerah danau yang tanpa udara.
Besi (Fe) ditemukan oleh John Martin pada akhir tahun 80-an dan awal tahun 90-an. Martin mengajukan hipotesis pada tahun 1990 bahwa pemupukan Fe di alam dapat menyebabkan perubahan iklim pada skala geologi.
Air hujan yang turun jatuh ke tanah dan mengalami infiltrasi masuk ke dalam tanah yang mengandung FeO akan bereaksi dengan H2O dan CO2 dalam tanah dan membentuk Fe (HCO3)2 dimana semakin dalam air yang meresap ke dalam tanah semakin tinggi juga kelarutan besi karbonat dalam air tersebut.
Konsentrasi besi terlarut yang masih diperbolehkan dalam air bersih adalah sampai dengan 0,1 mg/l.
Fe sebagian besar berasal dari kontaknya dengan tanah dan pembentukan batuan. Pada umumnya kandungan Fe berasal dari daerah di mana lapisan humusnya (top soil) agak tebal. Kandungan besi dalam air minum dapat bersifat terlarut sebagai Fe2+ atau Fe3+ tersuspensi sebagai butir kolodial atau lebih besar seperti FeO, dan yang tergabung dengan zat organik/anorganik.
Besi juga berperan pelaksanaan transport oksigen dari paru-paru ke jaringan begitu pula dalam proses respirasi sel, pembentukan hemoglobin juga memerlukan adanya ion besi



Sumber :
http://images.google.it/imgres?imgurl=http://www.geosc.psu.edu/people/faculty/personalpages/mfantle/images/FeCycle2.jpg&imgrefurl=http://www.geosc.psu.edu/people/faculty/personalpages/mfantle/feresearch.html&usg=__bdO56Hh2L6XlCwP4TYesLCQNawc=&h=458&w=599&sz=60&hl=en&start=1&um=1&itbs=1&tbnid=Vjp4A1ueyR69uM:&tbnh=103&tbnw=135&prev=/images%3Fq%3DFe%2Bcycle%26um%3D1%26hl%3Den%26sa%3DG%26tbs%3Disch:1
diakses tanggal 25 Februari 2010
http://images.google.it/imgres?imgurl=http://gurungeblog.files.wordpress.com/2008/11/daur-karbon.jpg&imgrefurl=http://wwwblogger-bionas.blogspot.com/2009_04_01_archive.html&usg=__A3G70nsriNpDvau71DlldSR2ig4=&h=357&w=490&sz=36&hl=en&start=9&um=1&itbs=1&tbnid=TO14ahoXS0tk2M:&tbnh=95&tbnw=130&prev=/images%3Fq%3Dsiklus%2Bbesi%2Bdalam%2Bekosistem%26um%3D1%26hl%3Den%26sa%3DG%26tbs%3Disch:1
diakses tanggal 25 Februari 2010
http://advancebpp.wordpress.com/2009/04/16/mengatasi-zat-besi-fe-tinggi-dalam-air/
diakses tanggal 27 Februari 2010
http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-makalah-tentang/laporan-praktikum-tulang-dan-gigi
diakses tanggal 27 Februari 2010
http://www.lenntech.com/periodic/elements/fe.htm
diakses tgl 28 feb 2010

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar